PLN akan Matikan Lampu di 10 Jalan Utama di Bandarlampung, Ini Sebabnya

  • Bagikan

KANALLAMPUNG.COM — Pemkot Bandarlampung memiliki tunggakan pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga bulan September ini sebesar Rp18 miliar kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungkarang. Dampaknya beberapa lampu jalan akan dipadamkan oleh PLN.

“Sekarang tunggakan Pemkot untuk pembayaran PJU sebesar Rp18 miliar. Itu tunggakan selama tiga bulan yang belum dibayar. Jika sampai tanggal 20 September belum terbayar, sesuai aturan kami akan memadamkan beberapa titik lampu jalan,” jelas Manager Bagian Niaga PLN UP3 Tanjungkarang, Beni Adenita, kepada Teraslampung.com, di kantornya, Selasa, 14 September 2021.

Lampu jalan yang rencananya akan dipadamkan oleh PLN jika sampai tanggal 20 September belum dibayar, kata Beni ada 10 titik ruas jalan.

“Kalau belum dibayar, kami akan memadamkan jalan di Jl Z.A. Pagar Alam, Jl. Sultan Agung, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Jl. Pangeran Diponegoro, Jl. Ir. H. Juanda, Jl.Kartini, Jl. Yos Sudarso, Jl. P. Emir M Nur, JL. R.E. Martadinata, dan Jl. Wan Abdul rahman,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Bandarlampung Menunggak Listrik Rp12 Miliar, PLN Matikan Lampu Jalan

Ben Adenita berharap Pemkot Bandarlampung segera menemukan solusi untuk pembayaran PJU. Sebab, kata dia, dari setoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang disetorkan PLN ke Pemkot ada surplus Rp3 miliar.

“Kami (PLN) berharap Pemkot Bandarlampung segera menemukan solusinya. Sebab dari PPJ itu ada surplus kisaran Rp3 miliar. Kami menyetor PPJ ke Pemkot Bamdarlampung antara tanggal 16 – 20 besarnya Rp9 miliar lebih, sedangkan pembayar PJU/bulannya Rp6 miliar,” katanya.

TERASLAMPUNG.COM

  • Bagikan