Mau Pinjam Uang tidak Bisa karena Koperasi tidak Punya Uang, Anggota Koperasi Handayani Resah

KANALLAMPUNG.COM — Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung (KPRI) Handayani resah, karena persoalan keuangan koperasi yang anggota mayoritas guru SMP dan TK itu diduga mengalami kesulitan.

Salah seorang guru SMPN yang enggan disebut namanya mengungkap, pada saat lebaran Idul Fitri tahun kemarin dia tidak dapat tunjangan hari raya dari koperasi itu.

“Biasanya setiap hari raya kami dapat THR tapi lebaran tahun ini gak dapet, katanya gak ada duitnya. Lha duit kami dikemanakan? Biasanya tiap tahun THR selalu ada kok,” ungkapnya kepada teraslampung.com, Kamis, 13 Juli 2023.

Sebagai guru SMPN dia menjadi anggota sejak tahun 1996 dan baru bulan Juni 2023 dia berhenti menyetorkan uang iuran wajib dan sukarela. Bahkan dia berencana akan berhenti menjadi anggota koperasi itu.

“Awal saya jadi anggota saya bayar Rp50 ribu sebagai iuran wajib, sekarang Rp150 ribu/bulan sama bayar sumbangan Rp100 ribu/bulan. Mulai Juni 2023 saya sudah minta sama bendahara untuk tidak menyetorkan uang saya ke koperasi,” jelasnya.

“Kalau saya masih bayar, bodoh donk saya…uang lama saya aja tidak jelas kok mau nambah lagi. Dan saya mau berhenti jadi anggota setelah hitungan tabungan saya bisa diambil,” tambahnya.

Tidak jauh berbeda yang diungkapkan seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) yang merasa Koperasi Handayani keuangannya tidak sehat, dia mengajukan berhenti menjadi anggota tapi dipersulit.

“Saya pernah coba mengajukan pinjaman ke koperasi tapi ditolak alasannya tidak ada uang. Lho..uang yang kami setor sebagai anggota dan sumbangan itu dikemanakan oleh pengurus. Kita mau pinjam kan karena kita juga setor uang ke koperasi,” ungkapnya.

“Melihat gelagat kurang baik ini, akhirnya saya ambil kesimpulan berhenti aja, anehnya oleh salah seorang pengurus saya tidak boleh berhenti. Saya mau berhenti karena janji koperasi itu kalau mau pinjam mudah tapi faktanya tidak sesuai,” tambahnya.

Kanallampung.com saat akan mengkonfirmasi kondisi keuangan Koperasi Handayani yang berada di jalan Amir Hamzah, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat tepat di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung. Tiba di situ tidak ada orang, hanya satu orang yang sedang main hape dan dia hanya numpang duduk saja.

“Tidak ada orangnya, saya numpang duduk saja di sini,” katanya.

Mas Alina