Kanallampung.com, Kotabumi — Seorang bocah sekolah dasar berinisial SN, 11 tahun, ditemukan tewas setelah dilaporkan tenggelam di Way Melan, Desa Kotaalam, Kabupaten Lampung Utara, pada Ahad malam, 5 April 2026.
Korban ditemukan sekitar pukul 21.50 WIB, tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Utara, Khairul Anwar, mengatakan jenazah korban berhasil ditemukan setelah tim menerima laporan dan segera melakukan pencarian. “Jenazahnya ditemukan tadi malam,” ujar Khairul, Senin, 6 April 2026.
Menurut dia, posisi korban saat ditemukan berada dalam kondisi tersangkut kayu di aliran sungai. Jaraknya hanya sekitar dua meter dari titik awal korban diduga tenggelam. Banyaknya material kayu yang hanyut di sungai diduga menghambat pergerakan tubuh korban.
Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 20.47 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian korban sempat bermain bersama teman-temannya di sekitar sungai. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan pakaian korban di tepi sungai. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban tenggelam.
Khairul mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai. “Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” kata dia.