Arus Balik Lebaran 2026, Lebih dari 518 Ribu Pemudik Telah Kembali ke Jawa Lewat Pelabuhan Bakauheni

Kanallampung.com, Bakauheni — Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatra menuju Pulau Jawa terus berlangsung. Hingga periode H+5, jumlah pemudik yang telah kembali tercatat mencapai 518.923 orang melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menunjukkan angka tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang sejak H+1 hingga Jumat, 27 Maret 2026.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan meski jumlah pemudik yang kembali ke Jawa cukup besar, masih terdapat sekitar 394.610 orang atau 43 persen yang belum menyeberang.

“Angka ini menunjukkan arus balik masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan,” kata Partogi, Jumat, 27 Maret 2026.

Pada H+4 atau Kamis, 26 Maret 2026, jumlah pemudik yang menyeberang tercatat sebanyak 104.368 orang.

Puncak Arus Balik Diperkirakan Akhir Pekan

ASDP memprediksi sisa pemudik yang belum kembali akan terdistribusi pada puncak arus balik gelombang kedua yang diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026.

“Sekitar 43 persen pemudik yang tersisa diperkirakan akan kembali pada akhir pekan ini,” ujar Partogi.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan juga menunjukkan tren serupa. Dari total 213.940 unit kendaraan saat arus mudik, sebanyak 134.067 unit telah kembali ke Jawa. Jumlah tersebut terdiri atas 60.562 sepeda motor, 67.041 mobil pribadi, 2.688 truk, dan 3.777 bus.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 79.873 unit kendaraan atau 37 persen yang belum kembali ke Jawa.

Pergerakan di Pelabuhan Mulai Melandai

Pantauan di Pelabuhan Bakauheni pada Jumat pagi hingga siang menunjukkan arus kendaraan dan penumpang masih bergerak, namun cenderung melandai.

Kendaraan roda dua terlihat mengisi kantong parkir di dermaga reguler, sementara kendaraan roda empat menempati area parkir dermaga eksekutif sebelum naik ke kapal menuju Pelabuhan Merak.

Adapun pergerakan penumpang pejalan kaki tidak lagi menunjukkan kepadatan signifikan.

ASDP mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari lonjakan kepadatan pada puncak arus balik gelombang kedua akhir pekan ini.