Sejumlah Lurah di Bandarlampung Keluhkan Permintaan Dana untuk Beli Sapi Kurban

KANALLAMPUNG.COM — Beberapa orang lurah di Kota Bandarlampung mengeluh karena dimintai dana untuk pembelian hewan kurban Hari Raya Iduladha 2023 oleh pihak kecamatan. Sedangkan, Walikota Eva Dwiana memberikan satu ekor sapi kurban ke 20 kecamatan.

Sementara, permintaan uang untuk pembelian sapi kurban itu dari pengakuan lurah-lurah itu bervariasi ada yang Rp3 juta sampai Rp4 juta/lurah. Dan dana sebesar itu menurut mereka cukup memberatkan.

“Tukin (tunjangan kinerja) belum keluar, yang keluar gaji ke 13 tapi nilainya kan tidak seberapa, itu juga buat kepentingan keluarga. Akhirnya untuk menutupi sumbangan itu saya harus hutang,” ungkap lurah itu dengan mimik sedih,

“Saya diminta sumbangan Rp3 juta/lurah buat sumbangan beli sapi kurban. Yang saya heran saya dengar sapikurban dari Bunda (Walikota Eva Dwiana). Terus…duit sumbangan kami buat apa? ujar lurah lainnya dengan nada kecewa.

Meskipun mengaku berat,  ada lurah di Bandarlampung mengaku kepada teraslampung.com bawa  ia ‘pasrah’ saat dimintai sumbangan Rp4 juta untuk membeli hewan kurban.

“Kami ini apalah. Kami anak buah. Kalau atasan (camat) bilang sumbangan empat juta buat Iduladha, ya kami nurut saja meski berat,” katanya.

Dari 20 kecamatan yang ada di Kota Bandarlampung, tidak semua camat meminta uang sumbangan kurban kepada para lurah.  Di Kecamatan Kedamaian, misalnya,  Camat Panjang Joni Efriadi mengaku pihaknya mendapat sapi dari Walikota Eva Dwiana jadi tidak perlu minta sumbangan ke lurah-lurahnya.

“Saya tidak mau minta-minta sumbangan kepada para lurah, kebetulan ada sapi dari Bu wali jadi tidak perlu minta sumbangan. Saya tidak mau memberatkan temen-temen lurah, seperti pawai kendaraan kemarin (HUT Kota Bandarlampung) saya berusaha maksimal tidak memberatkan lurah-lurah,” jelasnya.

Penjelasan Camat Kedamaian dibenarkan oleh Lurah Bumi Kedamaian, Ahyan. Menurut Ahyan, Camat Kedamaian  tidak meminta sumbangan kepadanya terkait kurban Hari Raya Iduladha.

“Tidak ada permintaan sumbangan dari camat, coba tanya pak camat,” ungkapnya.

Ketua Forum Camat Kota Bandarlampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan tidak ada kesepakatan untuk mengeluarkan biaya pembelian sapi kurban.

“Tidak ada permintaan sumbangan camat-camat untuk beli sapi kurban,” tegas Socrat yang juga Plt Camat Kemiling, Senin, 3 Juli 2023.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Sosial Bandarlampung, Aklim Sahadi, mengatakan setiap kecamatan Walikota Eva Dwiana memberikan bantuan satu ekor sapi kurban.

“Setiap kecamatan diberikan satu ekor sapi dari bunda (Waikota Eva Dwiana),” katanya.

Mas Alina