Kampung TAPIS Diluncurkan di Lampung Tengah, Sekolah Lansia Hadir di 14 Kampung

Kanallampung.com, Lampung Tengah — Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mencanangkan Program Kampung TAPIS di Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, Selasa, 4 Agustus 2026. Pada saat yang sama, Sekolah Lansia diluncurkan di 14 kampung di kecamatan tersebut.

Program Kampung TAPIS—akronim dari Kampung Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas—diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan keluarga sekaligus mengembangkan potensi lokal.

Pencanangan dihadiri Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri bersama Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri. Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, serta sejumlah pemangku kepentingan turut hadir.

Ni Ketut mengatakan Kampung TAPIS merupakan program binaan TP PKK Provinsi Lampung yang menempatkan keluarga sebagai salah satu pusat pemberdayaan masyarakat. Program tersebut mencakup penguatan ekonomi berbasis potensi kampung dan pelestarian kearifan lokal.

“Program ini diharapkan dapat memperkuat keluarga sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada di kampung,” kata Ni Ketut dalam laporannya.

Menurut dia, peluncuran Sekolah Lansia menjadi bagian lain dari upaya membangun lingkungan yang ramah terhadap warga lanjut usia. Sekolah tersebut menggunakan pendidikan nonformal untuk mendorong lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

I Komang Koheri mengatakan pembangunan di tingkat kampung tidak semestinya hanya diukur dari pembangunan fisik. Kualitas sumber daya manusia, ketahanan keluarga, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian dari pembangunan.

“Keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan,” ujar Koheri.

Ia mengajak pemerintah kampung, kader TP PKK, dan masyarakat terlibat dalam pelaksanaan Kampung TAPIS. Menurut dia, kolaborasi diperlukan agar program tidak berhenti sebagai pencanangan, tetapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan warga secara berkelanjutan.

Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan Kampung TAPIS dirancang untuk memperkuat peran keluarga dalam pembangunan. Setiap kampung, kata dia, didorong mengembangkan potensi lokal dengan melibatkan masyarakat.

Menurut Purnama, pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Ia juga menilai Sekolah Lansia sebagai bentuk pembelajaran sepanjang hayat. Program tersebut diharapkan membuat warga lanjut usia tetap memiliki ruang untuk belajar, beraktivitas, dan berperan dalam keluarga maupun masyarakat.

Pencanangan Kampung TAPIS di Rukti Endah dan peluncuran Sekolah Lansia di 14 kampung menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dan kabupaten memperkuat ketahanan keluarga.

Program tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan di tingkat kampung tidak hanya menyangkut infrastruktur. Pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelibatan kelompok lanjut usia menjadi bagian dari agenda pembangunan masyarakat Lampung Tengah.