Kecelakaan Maut di Pagar Alam, 27 Penumpang Bus Sriwijaya Tewas

0
143
Proses evakuasi korban kecelakaan maut di Pagar Alam, Sumsel. Foto: Basarnas Pagar Alam/Antara

KANALLAMPUNG.COM — Kecelakaan maut dialami bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang di wilayah Liku Lematang, Desa Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Senin tengah malam pukul 23.15 WIB. Bus yang menabrak beton di pinggir jalan itu kemudian masuk ke sungai sehingga menewaskan 27 orang.

Dari 27 korban tewas, 25 di antaranya sudah bisa diientifikasi, sedangkan 2 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebelumnya, aparat kepolisian setempat merilis jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut itu 24 orang.

Badan SAR Nasional Pagar Alam melansir, sejauh ini sebanyak 13 orang dinyatakan selamat. Mereka kemudian dibawa ke RS Basemah Pagar Alam untuk mendapatkan perawaran.

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, selain bus langsung masuk ke sungai, banyaknya korban tewas disebabkan pada saat kejadian sebagian besar penumpang bus sedang tidur.

Menurutnya, hingga saat ini Tim SAR gabungan dari Rescue Pos SAR Pagar Alam, Polres Pagar Alam, Satpol PP Kota Pagar Alam, BPBD Kota Pagar Alam, dan Tagana Kota Pagar Alam, masih melakukan pencarian korban lainnya.

Kemungkinan besar, Dolly mengatakan, korban bertambah karena tim akan terus menyisir beberapa lokasi. Terkait jumlah penumpang, polisi masih mendalami mengingat yang terdata di PO Sriwijaya hanya 27 orang.

“Kemungkinan ada yang naik di perjalanan, ada yang bilang 50 orang, ada yang bilang 37 orang. Ini kami dalami terus,” kata dia.

Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang Benteng Telau mengatakan, 27 korban di antaranya 16 laki-laki dan 11 perempuan. Semuanya masih berada di RSUD Basemah Pagar Alam.

“Tim sudah mengidentifikasi 25 jenazah, dua lainnya belum terungkap. Jumlah korban tewas sementara ada 27 orang dan luka 13 orang, total 40 orang,” ungkap Benteng, Selasa (24/12).

Dia menjelaskan, mayoritas korban ditemukan di dalam bus. Namun tidak sedikit juga sudah keluar badan bus sehingga ditemukan di sungai akibat terseret arus.

Berikut identitas korban tewas menurut Basarnas Pagar Alam:

1. Feri,(sopir) warga Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
2. Sonia, warga Muara Enim
3. Kelvin Andeka, warga Kepahyang, Bengkulu
4. Okti, Karusian warga Bengkulu
5. Fadhil (10 tahun), warga Bengkulu Tengah
6. Rahmad Hidayat, warga Kecamatan Ulu Musi Empat Lawang
7. Farel, warga Kepahyang Bengkulu
8. Feri Eprizal, warga Sako Kenten Palembang
9. Nanik, warga Ulu Musi Empat Lawang
10. Ulul, warga Prajen Banyuasin
11. Yasiroh, warga Bengkulu
12. Ayu Intan, warga Muko-muko, Bengkulu
13. Melia Sapira, warga Palembang
14. Efran Fadhil Akbar, warga Kepahiyang, Bengkulu
15. M Akbar, warga Bengkulu
16. Metrian Andeka, warga Kepahiyang, Bengkulu
17. Ali Jaya warga Bengkulu
18. Ilyas warga Demang Lebar Daun, Palembang
19. Jimmi Yuda Sanja, warga Empat Lawang
20. Warsono, warga Banyuasin, Sumsel
21. Imron warga Kelurahan Pasar Bintuan, Bengkulu Selatan
22. Riski Saputra warga Muara Enim
23. Rosita (50)
24. Dwi Sunarto
25. Rayhan Gani (3), warga Ulu Musi Empat Lawang

Teraslampung.com

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR