Beranda Nusantara Kapal Terbalik di Perairan Dekat Gunung Anak Krakatau, 10 Orang Hilang

Kapal Terbalik di Perairan Dekat Gunung Anak Krakatau, 10 Orang Hilang

42
0
BERBAGI
Kepala Basarnas Banten, M. Zaenal Arifin
KANALLAMPUNG.COM — Basarnas Provinsi Banten masih melakukan pencarian terhadap 10 penumpang Kapal Motor (KM) Puspita Jaya yang tenggelan di perairan dekat Gunung Krakatau, Kamis petang (18/6/2020). Enam dari 16 penumpang kapal selamat setelah ditolong kapal yang melintas di dekat lokasi kejadian.
Proses pencarian dipimpin langsung oleh M. Zaenal Arifin menggunakan KN.372 dari Dermaga VI Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Menurut Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.26 wib.

Saat itu, kondisi ombak di perairan Selat Sunda memang tinggi, diperkirakan antara 2-3 meter.

“Kapal tenggelam di perairan Selat Sunda dengan 16 penumpang. Enam berhasil selamat dan 10 lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Saat kejadian (kapal tenggelam), ketinggian ombak antara 2 sampai 3 meter,” kata Kepala Basarnas Banten, M. Zaenal Arifin, melalui pesan singkatnya, Jumat (19/06/2020).

Menurut Zaenal, berdasarkan informasi awal yang mereka dapatkan, belasan penumpang itu berangkat dari wilayah Banten menuju Pulau Rakata dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) dan menginap di sana.
Kemudian, hari ini, Jumat 19 Juni 2020 akan kembali lagi ke Banten. Namun ditengah perjalanan, kapal mereka dihantam ombak tinggi dan tenggelam.

Saat kapal mereka terbalik, sebanyak 16 orang itu sempat berenang menuju Pulau Rakata untuk menyelamatkan diri. Namun ada enam orang yang merasa tidak kuat dan kembali ke bangkai perahu yang belum tenggelam sepenuhnya itu.

“Menginap di Pulau Rakata. (Saat kejadian) 16 orang berenang menuju Pulau Panaitan, karena tidak kuat, enam orang kembali ke kapal terbalik tersebut. Sementara 10 orang lainnya menghilang,” jelasnya.

Masih belum banyak informasi dan kronologis yang berhasil dihimpun oleh tim SAR. Sementara, enam orang yang selamat, kini berada disebuah kapal yang menyelamatkan mereka dan berada di tengah perairan Selat Sunda.

“Informasi sementara itu dulu. Tim sedang menuju ke lokasi kejadian untuk menjemput korban selamat dan melakukan pencarian,” jelasnya.