Fraksi NasDem Akan Lanjutkan Usulan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

0

KANALLAMPUNG.COM — Dalam Rapat Koordinasi antar Badan Legislasi dengan Komisi-Komisi di DPR terkait evaluasi terhadap pelaksanaan Prolegnas 2020 pada Selasa (30/6/2020), Komisi VIII DPR RI menyatakan mengeluarkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS) dari Prolegnas 2020 dan mengusulkan mengganti dengan RUU Kesejahteraan Lanjut Usia. Terhadap hal tersebut Fraksi NasDem menyatakan komitmennya untuk tetap memperjuangkan agar RUU P-KS dapat diundangkan.

Menurut Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Baleg DPR, Taufik Basari, dukungan terhadap RUU ini adalah sebagai wujud dukungan terhadap para korban kekerasan seksual.

Ia juga mengingatkan bahwa data kekerasan seksual yang setiap tahunnya meningkat menunjukkan sudah begitu berbahayanya praktek kekerasan seksual di Indonesia sementara belum ada payung hukum yang secara khusus mengatur tentang kekerasan seksual.

“Kejahatan ini harus dihentikan, korban kekerasan seksual mesti mendapat perlindungan dan masyarakat mesti disadarkan pentingnya bersama-sama mencegah kekerasan seksual terjadi di sekitar kita”, tegas Taufik, Kamis (2/7/2020).

Menurut anggota DPR RI dari dapil Lampung ini, pada DPR RI periode 2019-2024 ini, awalnya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebenarnya adalah usul inisiatif darinya sebagai anggota DPR RI untuk memasukkan RUU P-KS ini ke dalam Prolegnas. Usul ini didukung oleh Fraksi Partai NasDem dan setelah disampaikan ke Badan Legislatif kemudian disetujui untuk masuk dalam prolegnas prioritas 2020 sebagai usulan anggota Fraksi Partai NasDem. Namun setelah Prolegnas disahkan di Paripurna, atas permintaan Pimpinan Komisi VIII RUU P-KS tersebut diminta untuk diubah statusnya menjadi usulan Komisi VIII.

Namun ternyata setelah diubah statusnya justru membuat RUU tersebut tidak berjalan. Taufik sebagai pengusul awal saat penyusunan Prolegnas Prioritas 2020 ini menyayangkan mandeknya RUU tersebut akibat dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2020 oleh Komisi VIII DPR RI.

“Padahal jika dahulu tidak diubah status pengusulnya, Fraksi NasDem sudah siap untuk menyampaikan Naskah Akademik dan Draft RUU-nya. Namun demikian, bukan berarti berhenti sampai di sini. Fraksi NasDem akan terus mengawal RUU ini hingga berhasil disahkan,” ujar Taufik.

Mantan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini berjanji dirinya bersama Fraksi NasDem akan melobi fraksi-fraksi lain termasuk yang bersikap menolak keberadaan RUU ini.

“Kami akan coba mengajak teman-teman lain untuk melihat kebutuhan adanya RUU ini adalah untuk kepentingan bersama, dengan alasan kemanusiaan dan semangat melawan kejahatan serta melindungi korban,” kata Taufik.

Ia menyadari di masa periode yang lalu memang ada salah pengertian terhadap RUU ini sehingga mengalami penolakan beberapa kelompok. “Tapi kami yakin jika kita melihat jernih, obyektif dan kepala dingin, pandangan terhadap RUU ini dari yang dahulunya menolak akan berubah pandangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika dikembalikan lagi kepada Fraksi NasDem sebagai pengusul, Fraksinya siap mengakomodir masukan-masukan dari berbagai pihak agar RUU ini dapat lebih dapat diterima dan tidak menimbulkan salah pengertian.

Kemenperin Lakukan Akselerasi Pengembangan Kawasan Industri Batang

0

KANALLAMPUNG.COM — Kementerian Perindustrian mendukung akselerasi pengembangan kawasan industri di Batang, Jawa Tengah. Hal ini guna menangkap peluang masuknya investasi potensial ke tanah air dari sejumlah sektor industri yang ingin merelokasi pabriknya dari China.

“Kami melihat, kawasan industri di Batang ini memiliki lokasi yang strategis. Secara geografis, akses Kabupaten Batang dekat dengan Kota Semarang yang memiliki Bandara Internasional Ahmad Yani,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di sela kunjungan kerjanya mendampingi Presiden Joko Widodo pada agenda meninjau Kawasan Industri Batang, Selasa (30/6).

Menperin menegaskan, pihaknya akan mendorong kepada pengelola kawasan industri untuk dapat melengkapi fasilitasnya, termasuk infrastruktur pasokan energi dan akses logistik. Hal ini akan menjadi daya tarik bagi investor karena terciptanya area yang terintegrasi.

“Pemerintah tengah berdiskusi dengan sejumlah investor dan berusaha mengakomodasi apa saja yang dibutuhkan mereka. Tentunya pemerintah ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif, mulai dari memberikan kemudahan izin usaha hingga menawarkan insentif fiskal dan nonfiskal,” paparnya.

Beberapa perusahaan multinasional yang akan merelokasi pabriknya dari China ke Indonesia, antara lain berasal dari Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat. Saat ini, terdapat tujuh perusahaan yang sudah memastikan bakal merelokasi usahanya ke Indonesia. Diperkirakan relokasi tersebut akan mendatangkan nilai investasi sebesar USD850 juta dolar dan mampu menyerap 30.000 tenaga kerja lokal.

Bidang usaha perusahaan yang akan relokasi tersebut meliputi industri elektronika, audio dan video, lampu dengan tenaga surya, hingga suku cadang kendaraan bermotor yang semuanya berorientasi ekspor. Selain itu, terdapat 17 perusahaan lain yang menyatakan komitmen untuk melakukan relokasi atau diversifikasi usaha mereka ke Indonesia, dengan proyeksi total nilai investasi sebesar USD37 miliar dan menyerap tenaga kerja mencapai 112.000 orang.

Salah satu investor potensial tersebut adalah LG Chemical, yang ingin menggelontorkan dananya hingga USD9,8 miliar, dengan potensi penyerapan kerja sebanyak 14.000 orang. Perusahaan lainnya, yakni PT Meiloon Technology Indonesia, PT Sagami Indonesia, PT CDS Asia (Alpan), PT Kenda Rubber Indonesia, PT Denso Indonesia, dan PT Panasonic Manufacturing Indonesia.

“Selama ini aktivitas industri memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional, salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja,” ungkap Agus. Di samping itu, dengan membuktikan peran besarnya sebagai tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi, sektor industri mampu meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri serta penyumbang devisa secara signifikan dari ekspor dan pajak.

“Dari data yang kami rangkum, sudah ada sekitar 150 perusahaan yang akan hengkang dari China. Dari jumlah tersebut, 110 perusahaan berasal dari Amerika Serikat dan 40 lainnya berasal dari Jepang. Ini tentu sebuah potensi yang harus kita tangkap dan harus betul-betul siap,” tandasnya.

Lebih lanjut, menurut Agus, Indonesia sudah mempunyai insentif fiskal yang dapat menarik minat investor, seperti tax holiday, tax allowance, hingga super deduction tax. Oleh karena itu, Agus optimistis, Indonesia masih menjadi salah satu negara tujuan utama investasi di kawasan ASEAN. “Negara ASEAN lainnya pasti berlomba-lomba menggelar karpet merah untuk 150 perusahaan itu, termasuk India dan Bangladesh,” ujarnya.

Pengembangan kawasan Industri Batang berada di areal N 9 atau PTPN IX Siluwok dengan luas sekitar 4.300 hektare (ha). Keunggulan kawasan ini, di antaranya adalah akses rel kereta api, pelabuhan, dan sejajar dengan Tol Trans Jawa.

Bus Berpenumpang 19 Pelajar Masuk Jurang di Bakauheni, Satu Orang Tewas

0

KANALLAMPUNG.COM –– Seorang pelajar dikabarkan tewas dalam kecelakaan maut Bus “Permata Hati” nomor polisi BE 2694 GG jalan raya Desa Kelawi menuju tempat wisata Minang Rua, Bakauheni,  Lampung Selatan, Rabu petang (1/7/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Bus terperosok ke jurang karena diduga sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraan ketika melaju di jalan menurun.

Dari 19 penumpang bus yang sebagian besar pelajar itu, dikabarkan ada tiga yang meninggal dunia. Namun, seorang polisi dari Polsek Panengahan menyebutkan korban yang sudah dipastikan meninggal hanya satu orang, pelajar warga Lampung Timur.

Rilis dari Satpol Air Resort Lampung Selatan menyebutkan, 19 penumpang bus tersebut merupakan pelajar dari beberapa sekolah. Yakni satu orang dari  SMAN 1 Metro, satu dari SMA Fransiskus Bandarlampung, tiga orang dari SMAN 3 Metro, 1 orang dari SMK Solo, satu dari SMAN 5 Metro, 11 orang dari SMAN 1 Metro, sopir, dan seorang kernet.

Sebelum bus masuk jurang, bus tidak bisa dikendalikan sopir saat melaju di jalan menurun. Bus kemudian terguling beberapa kali di jalan  cor beton lalu masuk jurang.

Satpol Air Lamsel menyebutkan para korban sydah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Kalianda, Lampung Selatan. Dari foto yang dirilis Satpol Air Lamsel terlihat tiga korban yang diduga meninggal terbaring di mobil pikap.

Anggota Polsek Penengahan yang berada di lokasi kejadian beberapa saat setelah peristiwa nahas itu, Bripka Rukiyono, mengatakan semua penumpang yang mengalami luka berat dan ringan sudah dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan perawatan.

Menurutnya, satu orang pelajar bernama Eldani Bintang Alwisia (16), warga Lampung Timur, meninggal di lokasi kejadian.

Pemprov Lampung Tanda Tangani MoU Tambahan dengan BPJS

0

KANALLAMPUNG.COM —Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto mewakili Pemerintah Provinsi Lampung menandatangani perjanjian kerjasama tambahan (MoU addendum) dengan BPJS, di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/7/2020).

MoU addendum itu berisi penyesuaian iuran kesehatan bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuaian iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

“Mari kita bersinergi dengan bergotong royong membantu masyarakat yang memerlukan Jaminan Kesehatan ini, serta bersama mewujudkan cakupan semesta Jaminan Kesehatan Nasional Provinsi Lampung dengan pelayanan yang bermutu,” ujar Sekdaprov Fahrizal,usai penandatanganan MoU.

Menurut Fahrizal, PKS yang terjalin ini juga merupakan keharusan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

“Sebagaimana UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan tegas dinyatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang bersifat wajib dilaksanakan,” jelasnya.

Fahrizal menyampaikan salah satu prinsip penyelenggaraan program Jaminan Sosial Nasional adalah Gotong Royong, yaitu orang yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu, yang muda membantu yang tua.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor.64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, sesuai Peraturan Presiden 64 Tahun 2020 terdapat beberapa perubahan. Salah satunya adalah adanya penyesuaian Iuran bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuai Iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

“Sehingga tentunya pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat menyesuaikan segera dengan adanya perubahan tersebut,” ujar Fahrizal.

Dengan adanya perubahan tersebut, lanjut Fahrizal, juga berdampak positif terhadap Jamkesda Provinsi Lampung, sehingga bisa menambah kuota jumlah penduduk Lampung yang bisa didaftarkan dalam program JKN-KIS melalui Anggaran Pemerintah Provinsi.

Selanjutnya Pemprov berharap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota segera menyesuaikan dan memenuhi kuota yang sudah di tentukan dan Addendum terhadap perjanjian kerjasama oleh masing-masing kabupaten/kota dengan BPJS Kesehatan cabang setempat segera dilaksanakan.

Pemerintah Diminta Tinjau Rencana Penghapusan Premium, Pertalite, dan Solar

0
Saadiah Uluputty, anggota Komisi VII DPD RI dari PKS.
Saadiah Uluputty, anggota Komisi VII DPD RI dari PKS.

KANALLAMPUNG.COM — Pertamina berencana akan menghapus BBM yang tidak ramah lingkungan. Oleh Pertamina, BBM yang disebut tidak ramah lingkungan antara lain bensin dengan nilai oktan rendah dan solar dengan nilai setana rendah. Jika demikian maka, bensin jenis premium (RON 88) dan pertalite (RON 90) serta solar dengan CN 48 tidak akan diperjualbelikan lagi di SPBU secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan.

Anggota Komisi VII DPR RI, Saadiah Uluputty menyebut, rencana Pertamina tersebut merujuk pada Peraturan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) No 20 Tahun 2017. Pemerintah beralasan bahwa penghapusan BBM tidak ramah lingkungan tersebut disebabkan karena BBM dengan RON dan CN rendah hanya digunakan untuk mesin dengan compression ratio yang rendah.

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Perpres 191/2014 yang membatasi distribusi Premium di Jawa, Madura, dan Bali sekaligus mencabut subsidinya.

Namun rencana ini, tidak sepenuhnya diamini oleh Anggota Komisi VII DPR, Saadiah Uluputty. Saadiah menegaskan, kebijakan penghapusan premium, pertalite, dan solar denan CN 48 dilakukan pada saat ini, tidak tepat.

“Ketiga jenis BBM tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang terpukul dengan pandemic Covid-19”, tegas Saadiah (30/6/2020).

Dia meminta, pertamina tidak asal hapus ketiga jenis BBM tersebut tanpa memberikan alternatif BBM yang ramah lingkungan dengan harga yang murah.

“Masyarakat masih menilai bahwa harga Pertamax dan Pertamina DEX masih sangat mahal dibandingkan Premium, Pertalite dan solar, sehingga akan sangat memberatkan apabila dipaksa untuk beralih kesana”, Saadiah berargumen.

Saadiah mendesak agar Pertamina meninjau ulang rencana penghapusan BBM dengan RON dan CN rendah untuk saat ini. Dia menandaskan masyarakat masih menghadapi dampak COVID-19 yang memukul seluruh aspek kehidupan.

”Penghapusan tiga jenis BBM tersebut akan menambah beban masyarakat, di tengah kondisi sulit akibat dampak covid-19”, kata Saadiah.

Ia meminta agar Pertamina melakukan kajian yang mendalam dan komprehensif, terhadap alasan diambil kebijakan tersebut.

“Kajian ini harus dilakukan secara detail oleh Pertamina. Tidak ujuk-ujuk. Tiba – Tiba. Termasuk menimbang dampak negatifnya di masyarakat jika penghapusan tiga jenis BBM ini dilakukan”, imbuhnya.

Tambah Dua, Pasien Positif Covid-19 di Lampung Jadi 190 Orang

0

KANALLAMPUNG.COM — Setelah dua hari tidak ada penambahan, hari ini (30/6/2020) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung merilis adanya penambahan dua pasien Covid-19. Dengan begitu, sampai Selasa (30/6/2020) jumlah pasien positif Covid-19 di Lampung menjadi 190 orang.

Dari 190 pasien tersebut sebanyak 28 pasien masih dirawat atau melakukan isolasi mandiri, 150 sembuh, dan 12 pasien meninggal dunia.

Pasien dalam pemantauan (PDP) sama dengan kemarin yaitu 170 orang. Perinciannya: 7 orang masih dirawat, 133 sembuh, dan 30 pasien meninggal.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) di Lampung hingga hari ini ada3.538 orang. Perinciannya: 55 masih dipantau,3.474 sudah selesai proses pemantauan selama 14 hari, dan 9 orang meninggal dunia.

Sampai Selasa sore puku; 16.00 WIB belum ada penjelasan dari Gugus Tugas Lampung terkait data dua pasien baru Covid-19 dan satu pasien Covid-19 di Lampung yang sembuh.

Covid-19, Pemprov Lampung Terima Alat Rapid Test dari Bravo Lima

0

KANALLAMPUNG.COM —  Pemerintah Provinsi Lampung (Pemprov) menerima bantuan 200 alat pemeriksaan cepat (rapid test) dari Bravo Lima Provinsi Lampung untuk penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Posko Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, Balai Keratun Kompleks Kantor Pemprov Lampung, Senin (29/6/2020).

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim yang menerima langsung bantuan tersebut mengapresiasi bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih. Semua bantuan itu akan langsung disalurkan kepada masyarakat Lampung.

Wagub Nunik mengatakan meskipun di era New Normal seperti saat ini, bukan berarti masyarakat Lampung sudah kembali hidup normal seperti sedia kala. Namun masyarakat harus memulai kehidupan baru yang selalui berdasar Protokol Kesehatan.

“New normal merupakan habitual baru yang muncul atas penyesuaian pada kondisi sebelumnya. Sikapi dengan bijaksana jika ingin melalui ini semua dengan segera. Hingga saat ini, Pemprov Lampung terus mengedukasi masyarakat untuk menuju new normal,” ujar Nunik.

Meskipun akan memasuki era New Normal, Wagub Nunik juga meminta seluruh masyarakat tetap harus berhati-hati.

“Meskipun kita memasuki New Normal, namun harus tetap berhati-hati. Jangan euforia berlebihan karena kita belumlah normal, bahkan new normal pun belum apalagi normal. Jadi jangan berlaku seolah semua sudah kembali seperti sedia kala. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bersama sama bergerak, agar Lampung mampu mengendalikan penyebaran Covid-19,” jelas Wagub.

Wagub juga meminta seluruh masyarakat tetap menjaga pola hidup agar selalu bersih dan sehat.

“Selalu terapkan protokol kesehatan saat berpergian keluar rumah, selalu jaga kesehatan dengan rutin berolahraga serta konsumi makanaan bergizi. Karena selain menerapkan protokol kesehatan tubuh kita juga harus sehat agar terhindar dari segala macam virus penyakit,” ujarnya.

Rls

Buku Puisi ‘Rumah-Mu Tumbuh di Hati Kami’ Karya Sosiawan Leak Siap Terbit

0

KANALLAMPUNG.COM — Penyair Sosiawan Leak terus berkreasi dan berinovasi tiada henti. Seniman multitalenta ini memang langkahnya tidak ada matinya. Di tengah kepungan pagebluk pandemi Covid -19, penyair , aktor, penulis dan pembicara kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 23 September 1967 ini pun tetap berkreasi.

Penyair yang dikenal merupakan salah satu pendekar gerakan Revitalisasi Sastra Pedalaman dan inisiator Gerakan Puisi Menolak Korupsi ini akan segera menerbitkan buku barunya bertajuk Rumah-Mu Tumbuh di Hati Kami. Buku ini merupakan kumpulan puisi puasa di masa korona. Buku yang disunting Rini Tri Puspohardini ini diterbitkan Penerbit Elmatera, Yogyakarta pada medio Juni 2020.

Buku kumpulan puisi ini merangkum 30 karya puisi yang ditulis dan dibacakan Sosiawan Leak selama bulan Ramadan, April- Mei, 2020, dan ditayangkan oleh TV9 Nusantara, Surabaya lewat program “Binar Ramadhan” setiap menjelang azan magrib dan usai sahur.

Menurut pihak Penerbit Elmatera, Yogyakarta, hadirnya buku ini sekaligus melengkapi penerbitan kumpulan puisi sebelumnya yang khusus merangkum karya Sosiawan Leak, yakni WATHATHITHA (Azza Grafika, Yogyakarta, 2016 dan Basabasi, 2018), Sajak HOAX (Elmatera, Yogyakarta, 2018), dan Wathathitha (Penerbit Basabasi, Yogyakarta, 2018).

Buku kumpulan puisi ini diterbitkan demi memenuhi keinginan masyarakat yang hendak mengapresiasi puisi-puisi Sosiawan Leak secara khusus dan intensif. Oleh karena itu, untuk lebih mendukung proses apresiasi tersebut, buku ini juga dilengkapi dengan QR (Quick Response) Code untuk setiap puisi, yang memungkinkan pembaca mengakes langsung karya video pembacaan atas puisi-puisi tersebut di internet melalui channel YouTube. Ini sebuah langkah inovasi dengan mengawinkan bentuk fisik buku dan tehnologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat.

“Mudah-mudahan para pembaca bisa menikmati eksplorasi puitik yang ada pada setiap karya di buku ini serta meresapi pesan moral dan kehidupan yang terkandung di dalamnya,” ujar penyair yang melanglang baca puisi diberbagai festival baik di dalam dan luar negeri ini.

Sementara itu, CEO TV9 Nusantara, Surabaya Hakim Jaily,mengatakan, buku antologi bertajuk : “RUMAH-MU TUMBUH DI HATI KAMI: Kumpulan Puisi Puasa di Masa Korona”, ini pengabadian satu etape perjalanan spiritual seorang penyair yang melewati dan mencoba memaknai situasi dan perintah ibadah dengan perenungan substansi dan penghambaan yang begitu mendalam. “Tak hanya Sosiawan Leak, kami semua kru di TV9 Nusantara ikut terciprati air suci kesadaran. Bak pepatah, sambil menyelam, kami pun meminum air hikmah itu,” ujar Hakim Jaily bersyukur.

Buku berisi 30 puisi ini pun, lanjut Hakim Jaily CEO TV9 Nusantara, Surabaya ini terbit dengan tidak biasa pula. Selain teks, Anda bisa menikmatinya dalam format video puisi, cukup dengan memindai QR Code yang ada di setiap puisi. “Konvergensi media 3 in 1, antara televisi, cetak dan internet yang disuguhkan dalam sebuah buku. Sebuah trend setter yang sepertinya akan populer di dunia penerbitan,” ujar Hakim Jaily.

Lebih lanjut, Hakim Jaily, berharap melalui buku ini “ramadan pandemi” yang sudah kita lewati tak ubahnya sebagai anugerah indah ilahi. Bukankah keterbatasan dan pembatasan “ramadan pandemi” telah ikut membantu kita lebih mudah menundukkan diri memasung nafsu, membangun karakter dan peradaban dan mencoba sebisa kita mendekati Tuhan? “Beruntungnya, kepada kita, Sosiawan Leak menyatakan itu semua dengan indah, melalui sastra. Jadi, akan merugi kalau Anda sampai tak memiliki buku kumpulan puisi ini,” pungkas Hakim Jaily.

Sosiawan Leak pernah menyabet penghargaan Buku Puisi Terbaik Pilihan Panitia pada perhelatan Hari Puisi Indonesia 2016 di Taman Ismail Marzuki melalui bukunya berjudul Wathathitha, dan puisi bertajuk “Negeri Sempurna” menjadi Puisi Terbaik pilihan Tim Kurator Tifa Nusantara 3 tahun 2016 di Marabahan, Kalimantasn Selatan.

Pasien Positf Covid-19 di Lampung Hari Ini Menjadi 188 Orang

0

 KANALLAMPUNG.COM — Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung kembali merilis adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (27/6/2020). Dengan begitu, saat ini total pasien Covid-19 di Lampung ada 188 orang.

Kabar baiknya, ada penambahan empat pasien Covid-19 yang sembuh sehingga totalnya kini menjadi 141. Pasien Covid-19 di Lampung yang masih dirawat atau melakukan isolasi mandiri tinggal 35 orang. Sedangkan pasien yang meninggal ada  12 orang.

Belum ada penjelasan dari Gugus Tugas terkait pasien baru tersebut.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) di Lampung sampai hari ini ada 165 orang.Perinciannya: delapan masih dirawat, 128 sembuh, dan 29 orang meninggal dunia.

Orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah dari 3.398 orang menjadi 3.523. Perinciannya: 68 masih dalam pemantauan, 3.447 sudah selesai dipantau selama 14 hari, dan delapan orang meninggal dunia.

Mendes PDTT: Smart Village untuk Tingkatkan Produktivitas Perdesaan

0

KANALLAMPUNG.COM — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar mengungkap konsep smart village di Indonesia.

Pengembangan smart village dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan kegiatan ekonomi di perdesaan.

Hal tersebut dikatakan saat menjadi Narasumber pada Webinar yang diselenggarakan oleh ITU Asia Pasific Region di Jakarta, Kamis (25/6) malam.

ITU sendiri merupakan badan khusus PBB untuk Teknologi dan Komunikasi (TIK).

“Smart village mendukung tercapainya SDGs (Sustainable Development Goals) dan membantu desa-desa untuk berkembang, juga mengurangi kemiskinan pada saat bersamaan,” ujar Gus, sapaan akrabnya.

Gus Menteri mengatakan, terdapat enam pilar yang menjadi acuan dalam pelaksanaan smart village, di antaranya smart people; smart living; smart environment; smart government; smart economics, dan smart mobility.

Keenam pilar tersebut menunjukkan bagaimana Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah mencoba untuk melokalkan SDGs hingga tingkat akar rumput masyarakat perdesaan.

“Smart village adalah konsep dan alat yang kuat untuk menyelesaikan berbagai masalah,” ujar Gus Menteri.

Gus Menteri mengatakan, salah satu instrument utama pelaksanaan smart village adalah dana desa. Adapun total dana desa yang disalurkan sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 berjumlah Rp329,65 Triliun.

Dana desa, lanjutnya, telah membangun berbagai fasilitas dan infrastruktur yang membantu kegiatan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Membantu kegiatan ekonomi seperti halnya dana desa telah membangun lebih dari 200.000 kilometer jalan baru, lebih dari 60.000 unit irigasi, dan sebagainya. Sedangkan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti terbangunnya lebih dari 58.000 sumur air, dan masih banyak lagi,” pungkas Gus Menteri.

Powered by keepvid themefull earn money